Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

Thursday, 29 June 2017

Pengenalan Program Komputer II

Environment

Merupakan perangkat pendukung untuk menulis dan menjalankan program : 

  • Browser ( Mozilla, Chrome, Safari dll ) jika kita membuat program berbasis Web.
  • Text Editor, digunakan untuk menulis program, bisa text editor biasa ( Notepad, Sublime, Aptana dll ) sampai yang sudah terintegrasi dengan fitur-fitur canggih lainnya seperti ( Dreamweaver, Visual Studio, Android Studio, Netbeans ), kita sebut IDE.
  • Compiler, untuk mengcompile program menjadi binary format.
  • Intepreter, untuk menjalankan program secara langsung.

Catatan : Point ke 3 dan ke 4 bergantung dengan jenis bahasa pemrogramannya ada yang dicompile ada juga yang intepreter.

Compiler
Kode Program yang kita tulis melalui text editor masih belum dimengerti oleh komputer, agar komputer dapat mengerti code program tsb maka harus dikonversi menjadi format biner (0 dan 1) . Disinilah peran compiler. Contoh bahasa pemrograman yg harus dikompilasi (C++, C#, VB.NET, Java, Delphi dll ). Berikut saya gambarkan alur proses dalam menjalankan kode program yg harus di kompilasi terlebih dahulu.




Intepreter
Ada beberapa bahasa pemrograman yang memang tidak perlu dikompilasi terlebih dahulu ketika akan dijalankan, kode program akan dijalankan baris per baris. Contoh bahasa pemrograman ini adalah PHP, Python, VBA, Ruby dll ). Di bawah ini diagram alur proses eksekusi nya :


Berikut ini saya gambarkan perbandingan antara Intepreter dan Compiler :


Interpreter
Compiler
Menerjemahkan statemen program baris per baris
Scan seluruh kode program dan menjadikannya ke dalam kode mesin
Penerjemahan kode lebih cepat akan tetapi eksekusi keseluruhan jalannya program lebih lambat
Penerjamahan kode banyak memakan waktu akan tetapi eksekusi keseluruhan jalannya program lebih cepat
Tidak ada object program yang dibuat untuk menjalankan program sehingga space memory lebih hemat.
Object program digenerate secara otomatis sebagai link mesin komputer dan program sehingga lebih membutuhkan space memory.
Menerjemahkan statement program baris per baris sampai ditemukannya error yg mengakibatkan program berhenti, disini proses debugging lebih mudah dilakukan.
Pesan error langsung diketahui jika terdapat kesalahan kode program oleh karena scanning dilakukan keseluruh kode program, proses debugging menjadi lebih sulit bagi para pemula.

No comments:

Post a Comment